.

.

PENGGUNAAN METODE DRILL DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATERI BAHASA ARAB DI KELAS VIII- DI MTS KEDIRI II. KEDIRI

PENGGUNAAN METODE DRILL DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATERI BAHASA ARAB DI KELAS VIII- DI MTS KEDIRI II. KEDIRI




BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Kiranya tidak asing lagi apabila mendengar guru-guru Agama yang menyatakan keluhan-keluhan tentang pengajaran materi pendidikan agama. Hal ini disebabkan karena adanya faktor ketakutan dari siswa itu sendiri yang menganggap materi pendidikan agama adalah materi yang paling menyulitkan untuk dipelajari atau bahkan di anggap remeh karena materi pendidikan agama sering di jumpai, Ketika seorang guru memberikan materi pendidikan agama saat itu juga siswa merasa kurang berminat, kurang termotivasi untuk mempelajari atau untuk menerimanya. Akibatnya, dapat mengurangi keefektifan proses belajar mengajar.
Faktor lain adalah karena basic (dasar) dari siswa. Mayoritas siswa yang belajar di sekolah-sekolah umum memiliki dasar yang minim sekali tentang pendidikan agama. Atau mereka bisa dikatakan orientasinya kepada pendidikan agama kurang. Akibatnya, ketika siswa dihadapkan pada materi agama khususnya pembelajaran bahasa arab, siswa akan mengalami kesulitan pada proses belajarnya.
Demikian juga alokasi waktu yang diberikan untuk mata pelajaran PAI di sekolah-sekolah umum (1 x pertemuan dalam seminggu / 2 x 45 menit). Bagaimana mungkin siswa dapat membaca dengan fasih, menulis dengan tepat dan benar, menghafal dengan cepat. Dengan latar belakang basic agama yang minim sekali sementara waktu yang diberikan untuk materi pendidikan agama sangat sedikit sekali. Hal inilah yang menjadi penghalang ketercapaian hasil yang memuaskan. Akan berbeda sekali dengan siswa madrasah pada umumnya yang telah memiliki latar pendidikan agama. Lebih mudah untuk membaca, mudah dalam menulis dan menghafal sehingga tidak terdapat kesulitan-kesulitan untuk mempelajari materi pendidikan agama akan tetapi tidak menutup kemungkinan adanya kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh anak didik baik dari faktor intern ataupun ekstern.
Berdasarkan fenomena-fenomena di atas sebagai gambaran problema dalam memperoleh efektifitas dan efisien pembelajaran materi pendidikan agama, maka disini penulis tertarik untuk mengangkat permasalahan tersebut melalui pendekatan teoritis dan empirik. Maka dari itu disini penulis mencoba untuk mengambil judul “Penggunaan Metode Drill Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Pada Materi Bahasa Arab Di kelas VIII- Di MTS Kediri II. Kediri”. Dari sini diharapkan dapat menemukan pemecahannya sehingga dapat mencapai tujuan yang diharapkan.

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka permasalahan yang hendak di kaji dapat dirumuskan sebagai berikut :
Bagaimana pelaksanaan metode drill dalam mengatasi kesulitan belajar pada materi Bahasa Arab yang diberikan pada siswa kelas kelas VIII di MTs Negeri Kediri II ?

C. Tujuan Penelitian
Sesuai dengan masalah yang hendak di kaji tersebut, maka peneliti ini bertujuan untuk :
Mengetahui bagaimana pelaksanaan metode drill dalam pembelajaran materi Bahasa Arab siswa kelas kelas VIII di MTs Negeri Kediri II

D. Hipotesis
Dengan menggunakan Metode Drill materi Pendidikan Agama Islam dapatt mempermudah belajar siswa kelas VIII di MTs Negeri Kediri II khususnya dalam pembelajaran Bahasa Arab.

E. Manfaat Penelitian
Dari hasil penelitian, diharapkan dapat meberikan manfaat, antara lain :
1.                                                                                           Lembaga
Sebagai pemberi informasi tentang hasil dari penggunaan metode drill dalam proses belajar mengajar Pendidikan Agama Islam khususnya Bahasa Arab, serta sebagai bahan pertimbangan bagi lembaga dalam memberikan kebijakan kepada para guru dalam penyampaian materi Pendidikan Agama Islam.
2.                                                                                           Guru
Agar guru lebih mudah dalam menyampaikan materi yaitu secara praktis, efektif dan efesien dalam mencapai hasil pembelajaran yang maksimal, serta untuk menambah wawasan tentang penggunaan metode pembelajaran.
3.                                                                                           Siswa
Siswa agar lebih mudah dalam memahami materi yang disampaikan guru serta lebih mudah dalam memotivasi kegiatan belajar materi Pendidikan Agama Islam khususnya Bahasa Arab untuk direalisasikan dalam kehidupannya..

F. Sistematika Pembahasan
BAB I     Pendahuluan, pada bab ini memaparkan tentang latar belakang, rumusan masalah, tujuan, hipotesis penelitian, manfaat penelitian, dan sistematika pembahasan.
BAB II    Kajian Pustaka, pada bab ini memaparkan tentang pengertian, unsur-unsur, tujuan, kebaikan, kelemahan, dan penggunaan metode drill dalam pembelajaran Bahasa Arab.
BAB III Metode Penelitian, pada bab ini memaparkan tentang pendekatan dan jenis penelitian, tahapan penelitian, siklus penelitian, pembuatan instrumen penelitian, teknik pengumpulan data, pengecekan keabsahan data, indikator kinerja.
BAB IV Paparan Data dan Hasil Penelitian, pada bab ini memaparkan tentang lokasi penelitian dan hasil penelitian yang meliputi penyajian data-data yang diperoleh dari lapangan.
BAB V Penutup, pada bab ini memaparkan tentang kesimpulan dari hasil penelitian serta saran yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi perkembangan Pendidikan Agama Islam khususnya Bahasa Arab dalam metode pengajarannya.

PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DAN TANYA JAWAB GUNA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII H SEMESTER II DI MTSN KEDIRI 2

PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DAN TANYA JAWAB GUNA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII H SEMESTER II DI MTSN KEDIRI 2


BAB I PENDAHULUAN


1.1       Latar Belakang Masalah
Pendidikan memegang peranan penting yang menyangkut kemajuan dan masa depan bangsa, tanpa pendidikan yang baik mustahil suatu bangsa akan maju.
Dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional BAB II Pasal 3 menyebutkan bahwa: “Pendidikan Nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan serta meningkatkan mutu kehidupan dan martabat manusi Indonesia dalam rangka upaya mewujudkan tujuan Nasional”.
Berhasil atau tidak suatu pendidikan dalam suatu negara salah satunya adalah karena guru. Guru mempunyai peranan yang sangat penting dalam perkembangan dan kemajuan anak didiknya. Dari sinilah guru dituntut untuk dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Untuk dapat mencapai tujuan pengajaran yang diharapkan. Guru harus pandai memilih metode yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan anak didik. Supaya anak didik merasa senang dalam belajar.
Dalam proses belajar mengajar bukan hanya menyampaikan ilmu pengetahuan saja, akan tetapi pemberian motivasi sangatlah penting karena secara psikologis anak akan merasa senang apabila mereka diperhatikan. Salah satu cara memberikan perhatian adalah dengan memotivasi.
Kesuksesan belajar siswa tidak hanya tergantung pada intelegensi anak saja, akan tetapi juga tergantung pada bagaimana pendidik menggunakan metode yang tepat dan memberinya motivasi.
Banyak cara yang dapat dilakukan untuk memberikan motivasi kepada anak didik diantaranya adalah memberi angka atau nilai. Pemberian mulai dilakukan oleh guru ketika mereka selesai ulangan atau menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru. Cara ini merangsang anak untuk giat belajar. Anak yang nilainya rendah, mereka akan termotivasi untuk meningkatkan belajarnya dan anak yang nilainya bagus akan semakin giat dalam belajar.
Maka untuk meningkatkan aktivitas dan semangat belajar diperlukan ketrampilan dan kreativitas guru dalam menyampaikan materi yaitu dengan cara penggunaan metode yang tepat.
Berpijak dari latar belakang di atas maka perlu kiranya diadakan suatu penelitian pendidikan, dalam hal ini penulis akan mengangkat suatu topik “PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DAN TANYA JAWAB GUNA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII H SEMESTER II DI MTSN KEDIRI 2”

1.2       Rumusan Masalah
Dari uraian latar belakang di atas, maka penulis dapat merumuskan permasalahan yakni: “Apakah dengan menggunakan metode Demonstrasi dan Tanya jawab dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII H MTsN Kediri 2”?

1.3       Tujuan Penelitian
Berdasarkan pada rumusan masalah di atas, maka penulis akan merumuskan penelitian ini dengan tujuan: Untuk mengetahui apakah dengan menggunakan metode Demonstrasi dan Tanya jawab dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII H MTsN Kediri 2

1.4       Manfaat Penelitian
Hasil dari penelitian ini diharapkan bisa memberikan kontribusi dalam upaya meningkatkan pembelajaran di MTsN Kediri 2, khususnya pada kegiatan pembelajaran fiqih, adapun kontrubusi itu adalah untuk:
1.    Bagi Lembaga
Penerapan metode Demonstrasi dan Tanya jawab dapat dijadikan bahan pertimbangan atau pijakan bagi lembaga sekaligus sebagai kerangka acuan dalam mengembangkan hal-hal yang berkaitan dengan pengajaran dalam pembelajaran Pendidikan agama Islam yang lebih baik.
2.    Bagi Guru
Penerapan metode Demonstrasi dan Tanya jawab diharapkan akan lebih mempermudah para guru dalam mengajarkan atau menyampaikan mata pelajaran dan mengarahkan siswa khususnya terhadap siswa yang sering tidak serius dalam kegiatan belajar mengajar.
3.    Bagi Siswa
Dengan metode Demonstrasi dan Tanya jawab yang diterapkan oleh guru diharapkan siswa lebih kompeten dalam menerima pelajaran dan mengikuti proses belajar mengajar dengan baik, khususnya mata pelajaran fiqih sehingga siswa dapat mengembangkan berfikir dan menerima materi dengan baik.
4.    Bagi peneliti
Penggunaan metode Demonstrasi dan Tanya jawab akan mempermudah meneliti dalam mengetahui sejauh mana kemampuan siswa terhadap materi mata pelajaran fiqih yang telah diberikan serta tanggung jawab siswa terhadap tugas mata pelajaran fiqih dan menambah wawasan bagi para calon guru.

1.5       Sistematika Pembahasan
BAB I    Pendahuluan, pada bab ini memaparkan tentang latar belakang, rumusan masalah, tujuan, manfaat penelitian, dan sistematika pembahasan
BAB II   Kajian Pustaka, pada bab ini memaparkan tentang pengertian metode demontrasi dan tanya jawab, kelebihan dan kekurangan, serta pengertian tentang Motivasi belajar
BAB III Metode Penelitian, pada bab ini memaparkan tentang Setting Penelitian, Rencana Tindakan, Siklus Penelitian, Pembuatan Instrumen, Pengumpulan Data, dan indikator kinerja.
BAB VI Paparan Data dan Hasil Penelitian, pada bab ini memaparkan tentang gambaran umum subyek penelitian, hasil penelitian yang meliputi Siklus Pertama, Siklus kedua dan Pembahasan.
BAB V   Kesimpulan dan Saran, pada bab ini memaparkan tentang kesimpulan dari hasil penelitian serta saran yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi perkembangan Pendidikan Agama Islam khususnya dalam metode pengajaran.


PENERAPAN METODE RESITASI PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (SKI) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BALAJAR SISWA KELAS VIII MTS NEGERI MALANG III

PENERAPAN METODE RESITASI PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (SKI) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BALAJAR SISWA KELAS VIII MTS NEGERI MALANG III



BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah
Pendidikan yang bermutu akan menghasilkan output yang baik, sehingga bagi lembaga pendidikan seharusnya memperhatikan hal ini dengan seksama. Sebuah lembaga pendidikan merupakan miniatur dari suatu masyarakat yang luas. Disamping itu lembaga ini sangat berperan aktif dalam mencetak generasi baru yang militan, yang tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan di masyarakat. Apalagi ditambah dengan perkembangan pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat, membutuhkan sumber daya manusia yang mampu bersaing untuk mengembangkan sumber daya alam yang kita miliki
Pendidik atau guru sebagai salah satu elemen lembaga pendidikan yang tidak bisa terpisah dari keberadaan siswa terutama di lingkungan sekolah. Karena guru setiap saat berinteraksi dengan siswanya dalam kegiatan  belajar mengajar. Untuk mencapai suatu kegiatan belajar mengajar yang efektif dan efisien seseorang guru harus mampu memberikan variasi dan metode pengajaran yang tepat.
Dengan hal lain disesuaikan dengan karakteristik siswa dan materinya. Dalam suatu kelas terdapat bermacam-macam karakteristik siswa, ada yang aktif dan ada juga yang pasif, maka untuk menumbuhkan motivasi agar siswa atau kelas yang vakum dapat menerima pelajaran dengan baik, diperlukan penggunaan metode yang dapat menumbuhkan motivasi bagi siswa/kelas tersebut.
Menurut Uzer Usman bahwa tidak ada satu jenis metode pun yang  paling baik untuk semua situasi, termasuk materi pelajaran. Melainkan semua metode itu akan menjadi baik bila pemakaiannya disesuaikan dengan beberapa faktor sebagai berikut: a) Tujuan yang hendak dicapai sesuai dengan tuntunan kurikulum yang berlaku, b) Kemampuan guru dan siswa dalam melaksanakannya, c) Kondisi belajar siswa, d) Sifat dan jenis bidang studi yang hendak disampaikan, e) Kesempatan, dan f) Waktu yang tersedia.
Dari lima hal diatas seorang guru harus bisa menyesuaikan metode yang digunakan agar tidak terjadi kefakuman di dalam kelas. Salah dalam menggunakan metode akan berakibat sangat fatal dalam proses belajar mengajar.
 Oleh karena itu, dalam hal ini peneliti mencoba mencari jalan keluar bagaimana seorang siswa atau dalam suatu kelas yang vakum tersebut bisa menerima pelajaran dengan baik dan bisa mengerti materi yang disampaikan oleh guru  dengan menggunakan metode yang tepat, yaitu metode  resitasi/ penugasan.
Metode resitasi ini digunakan untuk mengajar pendidikan Islam, mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) kelas VIII yang dirasa lebih tepat karena kondisi kelas yang vakum dalam menerima pelajaran. Dimana tujuan peneliti menggunakan metode ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam kelas tersebut. Dengan demikian peneliti merasa tertantang untuk menyatakan kebenarannya dan mengujinya.
Sesuai dengan pemikiran di atas, maka peneliti tertarik untuk  mengangkat judul “ Penerapan Metode Resitasi Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) Untuk Meningkatkan Motivasi Balajar Siswa Kelas VIII MTs Negeri Malang III.

B.     Rumusan Masalah
Dari latar belakang di atas dapat ditarik rumusan masalah yaitu apakah metode resitasi mampu meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran SKI di kelas VIII MTs Negeri Malang III?

C.    Tujuan Penelitian
Penelitian yang telah dilakukan penulis dalam hal ini bertujuan untuk mengetahuai apakah metode resitasi ini dapat meningkatkan motivasi belajar siswa di kelas VIII MTs Negeri Malang IIII dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI).


D.    Manfaat Penelitian
Dari hasil penelitian ini diharapkan bisa memberikan manfaat bagi pihak-pihak yang bersangkutan :
1)      Bagi guru
       Dengan adanya penelitian tindakan kelas ini, seorang guru di harapkan dapat mengembangkan metode resitasi sesuai dengan karakteristik siswanya dan materi pelajaran yang diajarkan kepada siswanya. Disamping itu juga untuk  meningkatkan keprofesionalan guru tersebut.
2)      Bagi siswa
       Dengan adanya penelitian ini diharapkan siswa mampu meningkatkan motivasi mereka di kelas dalam menerima, memahami dan menghayati pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam serta pelajaran yang lainnya.
3)      Bagi peneliti
       Penelitian ini dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan dalam menerapkan metode resitasi agar lebih profesional dalam proses mengajar.

E.     Hipotesis Penelitian
       Dengan adanya penerapan metode resitasi ini diharapkan siswa kelas VIII  dapat menerima pelajaran dengan baik dan menambah motivasi siswa dalam belajar pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam.
F.     Definisi Operasional
1.      Metode adalah Istilah Metode berasal dari bahasa Yunani “ Metodos “. Kata ini terdiri dari dua suku kata yaitu “ Metha “ yang berarti melalui atau melewati dan “ hodos’ jalan atau cara. Jadi metode adalah suatu jalan yang dilalui untuk mencapai tujuan. Adapun menurut terminologi Metode diartikan sebagai cara yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan yang ditetapkan yaitu perubahan-perubahan kepada keadaan yang lebih baik dari sebelumnya. Metode tersebut digunakan oleh seorang guru dalam menyampaikan materi agama Islam sebagai mata pelajaran atau bidang studi sesuai dengan kurikulum.
2.      Resitasi adalah Metode resitasi sering disebut dengan metode pekerjaan rumah, adalah dimana murid diberi tugas khusus di luar jam pelajaran.

DAPODIK

SEGERA DIRILIS DAPODIKDAS  TERBARU VERSI 3.04 TAHUN 2015


Kabar yang mungkin ditunggu para OPS mengenai rilis update dapodikdas versi terbaru. Rencananya dibulan Juli nanti akan rilis, Dapodik/Dapodikdas versi 304 yang mana pada aplikasi ini melanjutkan performa dapodikdas versi terdahulunya 3.03 yang fungsi unggulannya mengakomodir pelaksana Kurikulum 2013, akhir tahun pelajaran 2014/2015 ada data siswa yang telah dinyatakan lulus maka sejatinya diregistrasi baik dari action menu untuk diluluskan.

Pada tahun pelajaran 2015/2016 sekolah sudah melaksanakan penerimaan siswa baru tentunya Operator Sekolah akan input data siswa baru seperti biasa layaknya tahun-tahun yang lalu.
Kembali diingatkan kepada para operator dapodikdas agar pada saat input data siswa selalu kita pastikan kebenaran data dan bukti-bukti yang berkekuatan berdasar ketentuan, misal akta, KK,surat kenal lahir data orang tua murid yang benar agar tidak jadi masalah dikemudian hari dan dapat dipertangung jawabkan kedepannya.

Untuk kita ketahui bersama Dapodikdas versi 3.04 yang bakal rilis sesuai Kalender Dapodikdas pada 15 Juli tahun 2015 versi dari pacth atau pun bundling instaler 3.04 bisa di Unduh pada laman resmi klik Download Dapodikdas 3.04
Kegunaan utama Dapodikdas 3.04 seperti yang disampaikan Yusuf Rokhmat, MT admin dapodikdas pusat sebagai berikut :
1. Untuk melakukan atau meluluskan siswa yang telah tamat/lulus pada sekolah kita di tahun pelajaran 2014/2015, akan dilakukan di versi dapodikdas 3.04
2. Input Siswa baru tahun pelajaran 2015/2016 akan dilakukan pula pada dapodikdas versi 3.04

PADAMU NEGERI

Prosedur melakukan Verifikasi dan Validasi NUPTK 2013 
ALUR 01 - PENGAMBILAN & PENYERAHAN FORMULIR A01 / A02 / A03 / A04 

  1. Unduh Formulir di Situs PADAMU NEGERI. 
  2. Formulir yang diunduh tergantung kondisi NUPTK. Jika NUPTK berada di sekolah induk dan sudah tercatat aktif di sekolah induk, maka yang diunduh secara otomatis adalah Formulir NUPTK-A01. Isi data dengan lengkap sesuai petunjuk dilampiri Foto Berwarna 4x6 1 lembar, 1 lembar Foto Copy Akte Kelahiran, 1 lembar Fotocopy Ijazah SD, 1 lembar fotocopy ijazah terakhir, 1 lembar fotocopy SK Pengangkatan Kepegawaian. 
  3. Formulir yang sudah diisi diserahkan kepada Admin/Operator Sekolah. 
  4. Setelah berkas divalidasi Admin/Operator Sekolah, PTK akan mendapatkan Tanda Bukti VerVal Lv.1 

ALUR 02 - AKTIVASI AKUN & PENGISIAN FORMULIR ONLINE 

  1. Setelah mendapatkan Tanda Bukti VerVal Level 1 dari Admin/Operator Sekolah. PTK harus mengaktifasi akun-nya secara mandiri lewat internet, dilanjutkan dengan melakukan pengisian data rinci pada situs http://padamu.siap.web.id. Akun untuk login dan mengakses formulir online tersebut tertera didalam Tanda Bukti VerVal Lv.1 
  2. Data yang harus diisikan adalah : o Melengkapi Formulir Isian EDS (Evaluasi Diri Sekolah). o Melengkapi Data Rinci NUPTK. 
  3. Setelah semua data disi, PTK kemudian mencetak lembar pengajuan VerVal lv.2. 
  4. Serahkan berkas dan Kode Pengajuan VerVal lv. 2 ke Admin/Operator Sekolah. Setelah divalidasi, PTK akan mendapatkan Tanda Bukti VerVal Lv.2 yang menyatakan bahwa NUPTK yang bersangkutan telah PERMANEN AKTIF tahun 2013. 
  5. Selesai. 

ALUR 03 - VERIFIKASI & VALIDASI (VerVal) FORMULIR A02 / A03 / A04 

  1. Alur ini dijalani oleh PTK yang ketika Unduh Formulir ternyata mendapatkan Formulir NUPTK-02 atau Formulir NUPTK-03. Formulir 03 adalah NUPTK berada pada sekolah yang belum verifikasi. Sedangkan Formulir 02 adalah NUPTK dinyatakan tidak aktif pada sekolah induk. Khusus Formulir 04 adalah untuk Pengawas Sekolah.
  2. Isi data pada Formulir 02/03/04 sesuai petunjuk. Setelah itu, Formulir diserahkan kepada Admin/Operator Disdik Kabupaten. Setelah formulir diverifikasi, petugas akan memberikan Formulir A01 untuk PTK yang menyerahkan Formulir A02 & A03, sedangkan untuk PTK yang menyerahkan Formulir A04 (Pengawas Sekolah), petugas memberikan Tanda Bukti VerVal lv.1 

ALUR 04 - VERIFIKASI & VALIDASI (VerVal) FORMULIR A01 

  1. Alur ini dijalani oleh Petugas di lokasi Sekolah setelah menerima Formulir A01 dari PTK. 
  2. Setelah formulir diverifikasi, petugas memberikan Tanda Bukti VerVal lv.1 kepada PTK. PTK kemudian melakukan seperti yang sudah dijelaskan dalam alur 01-alur 02 sampai kemudian NUPTK menjadi PERMANEN AKTIF. 
  3. Jika data PTK tidak ditemukan dalam sistem, maka petugas memberikan Formulir A02 kepada PTK.PTK menyerahkan kembali kepada Operator Disdik Kabupaten. 

ALUR 05 - VERIFIKASI & VALIDASI (VerVal) FORMULIR ONLINE & BERKAS 

  1. Alur ini dijalani oleh Petugas di lokasi Sekolah maupun di lokasi Dinas Pendidikan, setelah menerima Pengajuan VerVal berupa KODE VerVal dari PTK. 
  2. Setelah melakukan verifikasi dan validasi hasil isian PTK, petugas memberikan Tanda Bukti VerVal Lv. 2 kepada PTK. Maka PTK yang bersangkutan dinyatakan PERMANEN AKTIF. 

Demikian gambaran sekilas tentang Alur Verifikasi dan Validasi NUPTK 2013. Untuk lebih jelasnya kita tunggu saja tanggal mainnya.(*)
Pandan Aktivasi Akun Sekolah

Semoga bermanfaat....

KUMPULAN PTK SMA

Karya Ilmiah Mutlak diperlukan oleh seorang guru. Sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi, sebagai guru harus mampu meningkatkan kompetensi profesinya sebagai guru dengan membuat Karya Ilmiah. Penelitian Tindakan Kellas (PTK) merupakan salah satu Karya Ilmiah yang harus dibuat oleh seorang guru


FIQIH :




AKUNTANSI :







BAHASA INDONESIA :







BAHASA INGGRIS :


BIOLOGI :




BAHASA JERMAN :


EKONOMI :


FISIKA :




GEOGRAFI :


KIMIA :




MATEMATIKA :


PENDIDIKAN AGAMA ISLAM :







PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKn) :






SOSIOLOGI :


TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK)


(SMATIK-01) INTEGRASI ANIMASI DAN DISPLAY DALAM PROSES PEMBELAJARAN MATA DIKLAT PRODUKTIF DI SMK NEGERI 1 XXX


SEMUA CONTOH LAPORAN PTK TERSEBUT BISA DIDAPATKAN SECARA GRATIS dengan melihat caranya di menu CARA DPT PTK

KUMPULAN PTK SMP

Karya Ilmiah Mutlak diperlukan oleh seorang guru. Sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi, sebagai guru harus mampu meningkatkan kompetensi profesinya sebagai guru dengan membuat Karya Ilmiah. Penelitian Tindakan Kellas (PTK) merupakan salah satu Karya Ilmiah yang harus dibuat oleh seorang guru. Berikut ini saya hadirkan beberapa contoh Laporan PTK untuk tingkat SD yang bisa didownload sebagai bahan referensi Bapak/Ibu guru dalam menyusun Laporan PTK nya:

MADRASAH TSANAWIYAH:(MTsPAI-01): PENERAPAN METODEDEMONSTRASI DAN TANYA JAWAB GUNA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIIIH SEMESTER II DI MTSN KEDIRI 2


SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (SKI):
(MTsSKI-01): PENERAPAN METODE RESITASI PADA MATA PELAJARANSEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (SKI) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BALAJAR SISWA KELASVIII MTS NEGERI MALANG III

BAHASA ARAB:
(SMPARAB-01): PENGGUNAAN METODE DRILL DALAMMENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATERI BAHASA ARAB DI KELAS VIII- DI MTSKEDIRI II. KEDIRI

BAHASA INDONESIA:
  1. (SMPBINA-01): MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS VIISEMESTER 1 SMP NEGERI 2 CANDI SIDOARJO DENGAN MENGGUNAKAN METODE CONFERENCE WRITING
  2. (SMPBINA-02): METODE DEMONSTRASI DALAM UPAYA MININGKATKAN PROSES BELAJAR DAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA SISWA … TAHUN PELAJARAN…
  3. (SMPBINA-03): MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF DEDUKTIF MELALUI KALIMAT ACAKSISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 DONGGO TAHUN PEMBELAJARAN 2011/2012
  4. (SMPBINA-04): PEMBERIAN MOTIVASIUNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS I A SMP NEGERI 03 BATU
  5. (SMPBINA-05):MENINGKATKAN PRESTASIBELAJAR MENGARANG BAHASA INDONESIA DENGAN METODE PEMBELAJARAN TERBIMBING PADASISWA KELAS…
  6. (SMPBINA-06): PENGUASAAN SISWA KELAS.....TAHUN PELAJARAN .....TENTANG DISTRIBUSI KATA-KATA BERSINONIM DALAM MENYUSUN KALIMAT EFEKTIF

BAHASA INGGRIS:
  1. (SMPBING-01): MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGUNGKAPKAN MONOLOG DESCRIPTIVE LISAN SEDERHANA YANG BERTERIMA SISWA KELAS VIIA SMP NEGERI 2 JABON MENGGUNAKAN SISTIM ICARE
  2. (SMPBING-02): MENINGKATKANPRESTASI BELAJAR BAHASA INGGRIS  MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF  MODEL NUMBERED HEAD TOGETHER  PADA SISWA KELAS IX
  3. (SMPBING-03): MEMBANGUN PEMAHAMANDAN PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS MELALUI PERMAINAN PADA SISWA KELAS ……
  4. (SMPBING-04): MENINGKATKANKETERAMPILAN MENGUNGKAPKAN MONOLOG DESCRIPTIVE LISAN SEDERHANA YANG BERTERIMA SISWA KELAS VIIA SMP NEGERI 2JABON MENGGUNAKAN SISTIM ICARE
  5. (SMPBING-05): MENINGKATKANPRESTASI BELAJAR BAHASA INGGRIS MELALUI  PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODELTGT   PADA SISWA KELAS……

ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA):
  1. (SMPIPA-01): PENINGKATANHASIL BELAJAR TENTANG KEMAMPUAN MENGHANTAR PANAS BERBAGAI BENDA DENGAN METODEEKSPERIMEN PADA SISWA KELAS VI SDN SIDOMULYO 04 PRONOJIWO LUMAJANG
  2. (SMPIPA-02): PENGARUH MINAT BELAJAR SISWA SLTPNEGERI 7 MAKASAR TERHADAPHASIL BELAJAR BIOLOGI
  3. (SMPIPA-03): EFEKTIVITASPEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MODEL PENGAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM MENINGKATKANPRESTASI DAN PENGUASAAN MATERI PELAJARAN IPA PADA SISWA …TAHUNPELAJARAN ....
  4. (SMPIPA-04): PENGARUH MINAT BELAJAR SISWA SLTP NEGERI 7 MAKASSAR TERHADAPHASIL BELAJAR BIOLOGI
  5. (SMPIPA-05): PENERAPANPEMBELAJARAN BERMAIN PERAN DAPAT MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJARBIOLOGI SISWA KELAS VII SMP NEGERI III BAYAN TAHUN PELAJARAN 2007/2008
  6. (SMPIPA-06): STRATEGIPEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MODEL PENGAJARAN  BERBASIS PROYEK/TUGAS DALAMMENINGKATKAN PRESTASI BELAJARBIOLOGI PADA SISWA KELAS ……NEGERI ……TAHUN .....
  7. (SMPIPA-07):UPAYA MENINGKATKANPEMAHAMAN KONSEP-KONSEPBIOLOGIDENGAN MENGGUNAKAN MEDIA CHARTA, MODEL DAN LKS … PADA SISWA KELAS ……NEGERI …TAHUN ....
  8. (SMPIPA-09): PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TGT (Teams Game Tournaments) UNTUK MENINGKATKANMOTIVASI DAN PRESTASI  BELAJAR SISWA SMPDARUL ULUM AGUNG MALANG
  9. (SMPIPA-11): PENERAPAN METODEDEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS….. 
  10. (SMPIPA-12): UPAYA MENINGKATKANPRESTASI BELAJAR IPA DENGAN METODE PEMBELAJARAN PENEMUAN (DISCOVERY) PADA SISWA KELAS …TAHUN PELAJARAN ....
  11. (SMPIPA-13): STRATEGI BELAJARMENGAJAR DENGAN MENERAPKAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN PRESTASIBELAJAR IPA PADA SISWA KELAS ……TAHUN PELAJARAN ......
  12. (SMPIPA-14): MENINGKATKAN PRESTASIDAN MOTIVASI BELAJAR IPA DENGAN MENERAPKAN PENGAJARAN BERBASIS INKUIRI PADASISWA KELAS … TAHUN PELAJARAN .....
  13. (SMPIPA-15): PENERAPAN CARABELAJAR AKTIF MODEL PENCOCOKAN KARTU INDEKS DALAM MEMBANTU PENGUASAAN MATERIPELAJARAN SAINS PADA SISWA KELAS …TAHUN PELAJARAN ......
  14. (SMPIPA-16): PENGGUNAAN MEDIA CHARTA, MODEL DAN LKS UNTUKMENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS … TAHUN PELAJARAN.....
  15. (SMPIPA-17): MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA MELALU METODENUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) PADA SISWA KELAS …TAHUN PELAJARAN...
  16. (SMPIPA-19): PENGARUH PENGGUNAAN METODE EKSPERIMEN TERHADAP PRESTASIBELAJAR FISIKA PADA MATERI PEMUAIAN SISWA KELAS VII SEMESTER I SMP NEGERI 2 MOYOHULU TAHUN PELAJARAN .....
  17. (SMPIPA-20): PENERAPANMODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENTTEAMS ACHIEVEMENT DIVISION) TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA PADA MATERI BESARAN DANSATUAN SISWA  KELAS VII SMP NEGERI 1 MOYO HULU TAHUN PELAJARAN 2011/2012
  18. (SMPIPA-21): MENINGKATKAN PRESTASIBELAJAR SAINS MELALUI GABUNGAN METODE CERAMAH DENGAN METODE KOOPERATIF MODELTPS (THINK PAIR SHARE) PADA SISWA KELAS……
  19. (SMPIPA-22): EFEKTIVITASPEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MODEL PENGAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM MENINGKATKANPRESTASI DAN PENGUASAAN MATERI PELAJARAN FISIKA  PADA SISWA ……TAHUN PELAJARAN......

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS):


  1. (SMPIPS-01): PENERAPAN GABUNGAN METODE CERAMAH DENGAN METODESIMULASI UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL PADA SISWAKELAS ……. TAHUN PELAJARAN……
  2. (SMPIPS-02): PENERAPAN GABUNGAN METODE CERAMAH DENGAN METODESUMBANG SARAN UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL PADASISWA KELAS ……TAHUN PELAJARAN .....
  3. (SMPIPS-03): MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIALMELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL LEARNING TOGETHER PADA SISWA…….TAHUN PELAJARAN 2001/2002
  4. (SMPIPS-04): PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBEREDHEADS TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPS PADA SISWA KELASVIII.E MTs NEGERI  MODEL SELONG  TAHUN PELAJARAN 2010-2011
  5. (SMPIPS-05): MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIALMELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL GROUP INVESTIGATION(GI) PADA SISWA KELAS…….TAHUN PELAJARAN .......
  6. (SMPIPS-06): STRATEGI METODE PENGAJARAN AUTENTIK DALAM MENINGKATKANPROSES DAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL PADA SISWA KELAS…….TAHUN PELAJARAN .......

MATEMATIKA:

  1. (SMPMTK-01): MEMINIMALKAN KESULITAN BELAJAR MATERI PERSAMAANGARIS LURUS  PADA SISWA KELAS VIII – ESMP NEGERI 4 SIDOARJO DENGAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVIS
  2. (SMPMTK-02): PENERAPAN METODE KOOPERATIF MODEL TAPPS SEBAGAI UPAYAMENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS ... TAHUNPELAJARAN .....
  3. (SMPMTK-03): PENERAPAN METODE KOOPERATIF MODEL TGT (TEAM GAMESTOURNAMENT) SEBAGAI ALTERNATIF MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PADASISWA KELAS … PELAJARAN ....
  4. (SMPMTK-04): PENERAPAN METODE KOOPERATIF MODEL THINK-PAIR-SHAREUNTUK MENINGKATKAN KUALITAS DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PADA ……TAHUN PELAJARAN .......
  5. (SMPMTK-05): MENINGKATKANKETAHANAN PRIBADI SISWA KELAS VIIA SMP NEGERI 2 SEDATI DALAM BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PEMBELAJARANKOOPERATIF TIPE STAD
  6. (SMPMTK-06): KEEFEKTIVAN MODELPEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DAN JIGSAW II TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKAPOKOK BAHASAN TEOREMA PYTHAGORAS PADA SISWA KELAS II SEMESTER 1 SMPN 10 SEMARANG TAHUN PELAJARAN .......
  7. (SMPMTK-07): MODEL PEMBELAJARANKOOPERATIF TIPE TEAMS-GAMES- TOURNAMENT(TGT) SEBAGAIUPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFANBELAJAR MATEMATIKA SISWA PADA POKOK BAHASAN PELUANGDAN STATISTIKA DI SMP NEGERI 4 DEPOKYOGYAKARTA KELAS IX C

 PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI):

  1. (SMPPAI-01): PENERAPAN METODEDISKUSI DAN TANYA JAWAB DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MATAPELAJARAN PAI KELAS VIII-A SMP NEGERI I BATU
  2. (SMPPAI-02): IMPLEMENTASI METODE CERAMAH DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PENDIDIKANAGAMA ISLAM DI KELAS IX SMP NEGERI 01 BATU
  3. (SMPPAI-03): IMPLEMENTASI METODE DISKUSI  DALAM MENINGKATKAN  PRESTASI BELAJAR (PELAJARAN PENDIDIKANAGAMA ISLAM)  SISWA KELAS IX SMP NEGERI 01 BATU
  4. (SMPPAI-04): UPAYA MENINGKATKANPRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DENGAN MENERAPKAN MODELPEMBELAJARAN KOLABORASI PADA SISWA KELAS …. SMP ... TAHUN PELAJARAN ...
  5. (SMPPAI-05): UPAYA MENINGKATKANPRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DENGAN MENERAPKAN MODELPEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS MASALAH PADA SISWA KELAS ….SMP ... TAHUN ...
  6. (SMPPAI-06): PENINGKATAN PEMAHAMANMATERI PAI DENGAN MELAKUKAN PENDAMPINGAN DILUAR JAM EFEKTIF KBM
  7. (SMPPAI-07): IMPLEMENTASI METODE THE STUDENT GROUP DALAM UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA TERHADAP MATAPELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI KELAS  IX E SMP NEGERI 01 BATU

PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN (PJOK)/PENJASKES:




PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKn):

  1. (SMPPKN-01): MENINGKATKAN PRESTASIBELAJAR MATA PELAJARAN KEWARGANEGARAAN DENGAN MENERAPKAN STRATEGI PEMBELAJARANKONTEKSTUAL MODEL PENGAJARAN………TAHUN ………
  2. (SMPPKN-02): MENINGKATKAN PRESTASIBELAJAR MATA PELAJARAN KEWARGANEGARAAN DENGAN MENERAPKAN STRATEGI GABUNGAN CERAMAH DANKERJA KELOMPOK………TAHUN………
  3. (SMPPKN-03): MENINGKATKAN PRESTASIBELAJAR MATA PELAJARAN KEWARGANEGARAAN DENGAN MENERAPKAN STRATEGIGABUNGAN CERAMAHDAN SIMULASI PADA SISWA KELAS………. TAHUN ……
  4. (SMPPKN-04): PENERAPAN MODELGABUNGAN CERAMAH DAN PENGAJARAN AUTENTIK DALAM MENINGKATKAN LIFE SKILL UNTUK MENINGKATKANPROSES DAN HASIL BELAJAR PKn PADA SISWA-SISWI KELAS ……TAHUN ………
  5. (SMPPKN-05): UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PKn MELALUI METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL STAD (STUDENT TEAMSACHIEVEMENT DIVISION) PADA SISWA KELAS ………TAHUN ……

SEMUA CONTOH LAPORAN PTK TERSEBUT BISA DIDAPATKAN SECARA GRATIS dengan melihat caranya di menu CARA DPT PTK

About

Powered by Blogger.

About Me

My Photo
Sambas, Kalimantan Barat, Indonesia
Pengabdian tiada henti dari sebuah desa pedalaman di ambang lintas batas negara. Selalu berkarya, berprestasi, dan berbagi untuk dunia pendidikan. Pengabdian tidak semata memperhitungkan keuntungan materi semata, bermanfaat bagi sesama selalu didepankan. Berbagi tidak terbatas waktu dan ruang...

Search